SujaNEWS.com — Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Irfan Idris mengungkap alasan pihaknya meminta pemblokiran terhadap media Islam online. Ternyata bukan karena muatan radikal, namun karena situs-situs tersebut menggunakan domain Dotcom.
Hal ini disampaikan Irfan saat menerima kedatangan jurnalis dan pimred beberapa media Islam, hari ini Selasa (31/03) di kantor BNPT, Jakarta.
Yola Damayanti, jurnalis dan penyiar dari Radio Dakta yang hadir pada pertemuan itu mengungkap statement Irfan Idris melalui akun twitternya @YolaDamayanti.
Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua MK Mahfud MD menyebut pemblokiran situs Islam ini sebagai suatu tindakan yang menyalahi hukum.
Hal ini disampaikan Irfan saat menerima kedatangan jurnalis dan pimred beberapa media Islam, hari ini Selasa (31/03) di kantor BNPT, Jakarta.
Yola Damayanti, jurnalis dan penyiar dari Radio Dakta yang hadir pada pertemuan itu mengungkap statement Irfan Idris melalui akun twitternya @YolaDamayanti.
"Menurut BNPT, pemblokiran dilakukan krn Media2 islam ini menggunakan domain .com yg merupakan domainnya Amerika, bukan .co.id, #KembalikanMediaIslam," tulis Yola.
Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua MK Mahfud MD menyebut pemblokiran situs Islam ini sebagai suatu tindakan yang menyalahi hukum.