Inilah 8 Dampak Kabut Asap Terhadap Kesehatan

Inilah 8 Dampak Kabut Asap Terhadap Kesehatan
SAAT ini udara di Pulau Sumatera khususnya di Sumatera Selatan dan sekitarnya memiliki kwalitas yang buruk. Hal ini dikarenakan adanya kabut asap yang berasal dari kebakaran lahan di beberapa titik di Sumatera.

Selama hampir 7 pekan, kabut asap ini mengganggu aktivitas warga setempat. Tak terkecuali dengan kesehatan mereka. Dengan buruknya kondisi udara di Sumatera pastinya akan menimbulkan beberapa penyakit.

Berikut 8 gangguan gangguan kesehatan yang dapat terjadi akibat kabut asap:
1. Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungki juga infeksi.
2. Kabut asap dapat memperburuk asma dan penyakit paru kronis lain, seperti bronkitis kronik, PPOK dll.
3. Kemampuan kerja paru menjadi berkurang dan menyebabkan orang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
4. Mereka yang berusia lanjut dan anak-anak (juga mereka yang punya penyakir kronik) dengan daya tahan tubuh rendah akan lebih rentan untuk mendapat gangguan kesehatan
5. Kemampuan paru dan saluran pernapasan mengatasi infeksi berkurang, sehingga menyebabkan lebih mudah terjadi infeksi.
6. Secara umum maka berbagai penyakit kronik juga dapat memburuk
7. Bahan polutan di asap kebakaran hutan yang jatuh ke permukaan bumi juga mungkin dapat menjadi sumber polutan di sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindungi
8. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih mudah terjadi, utamanya karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh (host), pola bakteri/virus dll penyebab penyakit (agent) dan buruknya lingkungan (environment).

Demikianlah ulasan tentang dampak kabut asap bagi kesehatan kita. [fha/islampos/purwatiwidiastuti]